Gaji UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang

  • 4 min read
  • Aug 30, 2021

Pendapatan UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang termasuk Upah Minimum Kabupaten (UMK) memiliki kisaran diantara Rp. 2 juta – Rp. 3.000.000, untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada artikel berikut.

Gaji UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang

Pada postingan kesempatan ini kita akan membagikan penjelasan tentang Gaji UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang dan Gaji UMK daerah yang ada di Indonesia.

Gaji/perolehan UMR, UMP, UMK dan Gaji Pokok itu memiliki perbedaan, saya akan menjelaskan secara rinci dalam tulisan ini.

Apakah kalian ingin mendapatkan gaji/upah yang layak dan sesuai dengan ketetapan Pemerintah Daerah atau sesuai UMR / UMK? Caranya {benar-benar mudah|tidak begitu sulit|sederhana saja, anda hanya perlu membuka situs kreatif.web.id dan menggali tahu info Gaji UMR Provinsi NAD Aceh atau Gaji UMK Kabupaten Aceh Tamiang tahun terbaru.

Apa arti Gaji UMR

UMR yaitu Upah Minimum Regional, merupakan gaji standar minimum yang digunakan oleh pengusaha atau pemain industri untuk memberikan upah kepada pekerja dalam lingkungan bisnis atau pekerjaan.

Apa maksud Gaji UMK

UMK singkatan Upah minimum Kabupaten, bayaran gaji bulanan terkecil. Tertuang dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 Pasal 1 Nomor 1.

Ini bisa terdiri dari gaji tanpa kompensasi. Tapi, jumlahnya juga bisa menjadi gaji pokok ditambah distribusi tetap.

UMK berarti upah kabupaten/kota minimum. Maka, dapat disimpulkan, UMK adalah ambang gaji terkecil yang berlaku di kabupaten/kota tertentu.

Apakah itu Gaji UMP

Berbincang mengenai gaji di Kabupaten Aceh Tamiang, tidak lepas dari kata UMP yaitu Upah Minimum Provinsi yang menggantikan UMR. Sama sebagaimana UMK, nama ini mulai muncul dan dipakai semenjak diterbitkannya Kepmenaker Nomor 226 Th. 2000.

Secara garis besar, pengertian UMP dapat dimaksudkan sebagai parameter upah minimum untuk satu wilayah tingkat provinsi dan mencakup seluruh zona baik itu Kota ataupun Kabupaten di daerah tersebut. sama halnya seperti UMK, ketentuan ini disahkan oleh Gubernur.

Walaupun UMK adalah sektor bupati / walikota, nilai tersebut telah ditentukan oleh gubernur. Meskipun demikian, Kepala provinsi ini kudu menimbang rekomendasi bupati / walikota.

Hal ini tertulis dalam Pasal 47 (3) PP 78/2015.

Perhitungannya sendiri melibatkan kebutuhan hidup yang layak, pertumbuhan ekonomi, serta produktivitas, Pasal 47 (4) PP 78/2015.

Perbedaan Gaji UMR, UMK dan UMP

Berbicara tentang banyaknya istilah yang mengulik upah minimum di Kabupaten Aceh Tamiang acap kali membikinmemnyebabkan bertanya-tanya. Alasannya, secara sekilas gaji UMR, UMK, UMP tampak setara. Biar mempermudah membedakannya Anda dapat memperhatikan dari beberapa unsur dibawah ini:

1. Pihak yang Berwenang Melakukan Ketentuan
Jika ingin menggali lebih mendalam terhadap perbedaan antara UMR, UMK maupun UMP sesungguhnya dapat dilihat dari beberapa poin berikut. Salah satunya yaitu berdasarkan pejabat yang bertugas dalam membuat dan mengesahkannya.

Berangkat dari Undang Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, menjelaskan bahwa UMR disahkan oleh Menteri akan tetapi atas rekomendasi Komisi Penelitian Pengupahan serta Jaminan Sosial Dewan Daerah. Beda dengan UMP dan UMK yang disahkan oleh Kepala Provinsi dengan meninjau kebutuhan hidup yang layak.

2. Masa Waktu Peninjauan
UMR, UMK dan UMP juga bisa dibedakan dengan melihat dari segi Jangka Waktu Pengamatan. Hal tersebut merujuk berdasarkan UU Menteri Tenaga Kerja No 226 Tahun 2000 yang telah melakukan perubahan beberapa pasal di dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 01.

Pada UU tersebut, ditegaskan bahwa ada beberapa hal yang membedakan lamanya jangka pengamatan. Penetapan besarnya gaji UMP paling lama 60 hari, berbeda halnya dengan UMK yang harus ditentukan paling lama 40 x 24 jam, Walaupun ke-2 nya sama-sama dikeluarkan satu kali dalam setahun.

3. Jangka Pemberlakukan Keputusan
Layaknya yang telah disinggung pada ulasan sebelumnya, karena UMR, UMP dan UMK mempunyai jangka waktu penetapan yang tidak sama. Anda juga dapat membedakan dari ketiga sebutan itu dari jangka pengesahan keputusan tersebut.

Dapat disebutkan untuk gaji UMP mulai disahkan secara bersamaan berdasarkan instruksi dari pemerintah Provinsi tiap tanggal 1 November. Berbeda halnya dengan Gaji UMK yang diputuskan serta diumumkan paling lambat tanggal 21 pada bulan yang sama.

4. Taksiran Besaran Kenaikan
Perbedaan lainnya antara gaji UMR, gaji UMP dan gaji UMK bisa Anda teliti berdasarkan taksiran besaran nominal kenaikannya. Pastinya dalam hal ini dibuat dengan memperhitungkan beberapa hal penting seperti, kebutuhan hidup cukup, memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam UU Ketenagakerjaan dirincikan bahwasanya gaji UMP dan gaji UMK selalu naik setiap tahunnya. Nominal perhitungannya berlandaskan dengan peningkatan inflasi ditambahkan tingkat nilai tumbuhnya Produk Domestik Bruto (PDB) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

5. Jumlah Nominalnya
Poin berikutnya yang menjadi pembeda antara gaji UMR, gaji UMP dan gaji UMK bisa dilihat dari besarnya nominal yang diberlakukan pada suatu cakupan daerah tersebut. Seperti yang dibahas sebelumnya, setiap daerah bisa jadi standar minimal upahnya berbeda.

Jika dikomparasikan besaran nominal gaji UMK lazimnya lebih besar dari gaji UMP. Pastinya dalam hal ini dipengaruhi karena faktor yang digunakan dalam perhitungannya. Jadi jangan heran apabika jumlah standar upah di Kota atau Kabupaten cukup tinggi dibandingkan tingkat Provinsi.

Gaji UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang 2021

Dibawah ini adalah rincian nominal gaji UMR Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2021:

Kabupaten/Kota Gaji UMR
Kabupaten Aceh Tenggara Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Besar Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Barat Daya Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Selatan Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Singkil Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Tamiang Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Tengah Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Jaya Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Timur Rp 3.165.030
Kabupaten Aceh Utara Rp 3.165.030
Kabupaten Bener Meriah Rp 3.165.030
Kabupaten Bireuen Rp 3.165.030
Kabupaten Gayo Lues Rp 3.165.030
Kabupaten Nagan Raya Rp 3.165.030
Kabupaten Pidie Rp 3.165.030
kabupaten Pidie Jaya Rp 3.165.030
Kabupaten Simuelue Rp 3.165.030
Kota Banda Aceh Rp 3.165.030
Kota Langsa Rp 3.165.030
kota Lhokseumawe Rp 3.165.030
Kota Sabang Rp 3.165.030
Kota Subulussalam Rp 3.165.030

Besarnya tergantung daerah masing-masing yang menyesuaikan dengan kebutuhan dasar, inflasi, standar hidup dan variabel lainnya.

Skemanya, pengupahan yang dikenal adalah Upah Minimum Regional (UMR).

UMR ialah upah minimum yang ditetapkan oleh gubernur, dan menjadi acuan pendapatan tenaga kerja di daerah terkait.

Istilah UMR kemudian mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) dan (Upah Minimum Kabupaten / Kota (UMK)).

UMP adalah perubahan nama UMR Tingkat I yang ditetapkan oleh gubernur, sedangkan UMK merupakan UMR Tingkat II alias standar upah minimum yang berlaku di tingkat kabupaten / kota.

Meski dalam praktiknya jarang dipakai lagi, namun UMR masih sering disebut dalam perilaku UMP dan UMK.

Gaji UMR Tertinggi di Indonesia

Nah, berikut ini untuk 10 provinsi gaji UMR tertinggi di Indonesia diantaranya:

Kabupaten Karawang Rp 4.798.312
Kabupaten Bekasi Rp 4.791.843
Kota Bekasi Rp 4.782.935
DKI Jakarta Rp 4.416.186,548
Kota Depok Rp 4.339.514
Kota Cilegon Rp 4.309.772
Kota Surabaya Rp 4.300.479
Kabupaten Gresik Rp 4.297.030
Kabupaten Sidoarjo Rp 4.293.581
Kabupaten Pasuruan Rp 4.290.133

Demikianlah barangkali tulisan mengenai Gaji UMR dan UMK Kabupaten Aceh Tamiang, {tiap tahun|setiap tahun|per tahunnya biasanya gaji UMR dan UMK ini berubah dan pastinya diberitahukan kepada karyawan/buruh. Wassalam…. kreatif.web.id